SEKILAS INFO

     » APABILA TERJADI BENCANA HUBUNGI BPBD KAB MADIUN ALAMAT JALAN RAYA SOLO NO.71 JIWAN (0351) 462787
Minggu, 19 Mei 2019 - 11:28:30 WIB
Banjir Bandang di Madiun Meluas hingga 35 Desa di 8 Kecamatan

Diposting oleh : bpbd
Kategori: OPD BPBD - Dibaca: 55 kali

MADIUN, KOMPAS.com - Banjir bandang pasca-hujan deras mengguyur Kabupaten Madiun makin meluas jangkauannya. Hingga malam ini, banjir bandang sudah mencapai 35 desa di delapan kecamatan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Madiun hingga saat ini menyebutkan, delapan kecamatan yang diterjang banjir bandang yakni Kecamatan Madiun, Balerejo, Pilangkenceng, Saradan, Mejayan, Wungu dan Wonoasri. Dari delapan kecamatan yang terdampak banjir bandang itu mencakup 35 desa dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 4.317 KK. Baca juga: Bojonogoro dan Tuban Diterjang Banjir Bandang Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang dikonfirmasi membenarkan jumlah warga yang terdampak mencapai ribuan orang. Untuk memaksimalkan evakuasi warga, setiap kecamatan yang terdampak banjir didirikan posko. "Setiap kecamatan yang terdampak banjir dibuat posko untuk memudahkan koordinasi evakuasi warga yang mengungsi dan pendataan. Khusus di posko kabupaten berada di Kantor Camat Balerejo," kata Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/3/2019). Kaji Mbing mengatakan, makin meluasnya daerah yang terdampak banjir lantaran curah hujan yang sangat tinggi. Baca juga: Banjir Bandang di Pangalengan Rendam 252 Rumah   Selain itu, luapan air dari Sungai Bengawan Solo juga menambah volume air masuk ke daerah banjir di Kabupaten Madiun. "Curah hujan tiga hari berturut-turut tinggi sehingga berdampak banjir luar biasa," ujar Kaji Mbing. Ia menambahkan, banjir bandang dengan skala besar baru terjadi kali ini di Kabupaten Madiun. Namun, hingga Rabu malam ini belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat terjangan banjir bandang.